Minggu, 05 Juli 2009

Inilah Kronologi Lengkap Penyiksaan 4 Mahasiswa Indonesia di Mesir


Amni Daulah (polisi Mesir) diduga melakukan penyiksaan terhadap empat mahasiswa Indonesia yang tengah kuliah di Universitas Al-Azhar. Mereka ditahan selama empat hari dan sempat mengalami tindak kekerasan dan perlakuan tidak senonoh.

Kabar penyiksaan tersebut disampaikan salah satu korban, Fathurrahman (23), kepada kakaknya, Roudhatul Firdaus, yang tinggal di Pekanbaru, Riau, melalui internet. Berikut kronologi peristiwa penganiayaan empat mahasiswa tersebut yang diceritakan kembali oleh Roudhotul Firdaus.

Awalnya, kepolisian Mesir menyatroni rumah yang disewa para mahasiswa itu pada 28 Juni sekitar pukul 02.30 waktu setempat. Saat itu polisi yang datang berjumlah 12 orang. Lima di antaranya lengkap dengan senjata di tangan. Lima orang polisi lainnya hanya mengenakan pakaian seperti warga sipil. Seorang polisi lainnya terlihat membawa linggis, dan satu orang lagi membawa penggunting kawat.

Malam itu keempat mahasiswa sedang berada di rumah sewaan bersama seorang tamu yang bernama Jakfar. Fathurrahman menyewa tempat kos tersebut bersama empat mahasiswa Indonesia lainnya, masing-masing Ahmad Yunus, Azril, Tasrih Sugandi, dan Ismail Nasution. Saat kejadian, Ismail Nasution asal Tapanuli Selatan (Sumatera Utara) tidak ada di tempat itu.

Para mahasiswa itu mempersilakan polisi tersebut untuk masuk dan mereka menanyakan visa, sementara beberapa polisi lainnya langsung menggeledah rumah tanpa memberitahu maksud dan tujuan ataupun menunjukkan surat penggeledahan. Kira-kira setelah 15 menit menggeledah rumah, ujar Roudhatul, polisi tampaknya tidak menemukan apa yang mereka cari.

"Adik saya sempat menangkap pembicaraan telepon seorang polisi kalau yang dicari-cari tidak ditemukan," kata Roudhatul. Berdasarkan informasi, lanjutnya, polisi Mesir sebenarnya mengincar Ismail Nasution tanpa diketahui alasannya.

Roudhatul mengatakan, polisi saat itu akhirnya menyuruh para mahasiswa untuk menyalakan semua komputer milik mereka, terdapat tiga komputer di rumah tersebut, tetapi tetap tidak menemukan apa yang mereka cari. Namun, tiba-tiba para polisi naik pitam karena melihat poster Syeikh Ahmad Yasin, salah satu pemimpin Hamas Palestina, milik Ismail Nasution di salah satu dinding kamar dan memerintahkan agar benda itu segera ditanggalkan.

Seorang mahasiswa yang mencoba menanggalkan poster itu mendapat tiga kali pukulan di punggung karena polisi menilai ia terlalu lamban mencopot benda tersebut. Polisi akhirnya kembali menggeledah rumah dan mengambil beberapa buku karangan Dr Yusuf Al Qardhawi, cendekiawan Mesir yang sempat dipenjara pemerintah setempat karena keterlibatannya di gerakan Islam garis keras Ikhawanul Muslimin.

Para polisi kemudian menggiring mahasiswa malang tersebut ke mobil tahanan yang diparkir sekitar 30 meter dari rumah kos. Namun, hanya empat orang mahasiswa yang dibawa pergi karena seorang tamu yang bernama Jakfar dibebaskan dengan alasan belum cukup umur.

Ia mengatakan, Fathurrahman mengaku salah seorang polisi sempat melayangkan pukulan ke bagian belakang kepala para mahasiswa.

Para mahasiswa itu akhirnya sampai di kantor polisi tak lama setelah adzan Subuh berkumandang. Polisi berpakaian preman menutup mata mereka dengan kain, dan membawa mereka ke sebuah kamar yang kotor dan pengap berukuran sekitar 4 x 4 meter. Seluruh barang-barang mereka seperti telepon genggam juga disita oleh polisi, dan mereka tidak diberi kesempatan untuk menelepon pihak keluarga.

"Di kamar itu para mahasiswa disuruh duduk tanpa boleh melonjorkan kaki sampai kira-kira jam 08.00 pagi waktu setempat," ujar Roudhatul mengutip perkataan adiknya.

Mereka akhirnya menjalani proses interogasi setelah mendapat sarapan berupa manisan. Ia mengatakan, Fathurrahman sempat terkejut karena di ruangan itu juga banyak tahanan seperti mereka dari berbagai kewarganegaraan. Ia mengatakan, Fathurrahman masih bisa mengingat bahwa saat itu terdapat 19 orang tahanan termasuk empat mahasiswa, yakni dua orang warga Perancis, seorang Kanada, lima warga Aljazair, dan sisanya dari Rusia.

Disetrum di kemaluan

Roudhatul mengatakan, penderitaan mahasiswa Indonesia tersebut terus berlanjut dan semakin parah saat proses interogasi. Ia mengatakan, adiknya mendapat giliran interogasi setelah adzan Dzuhur berkumandang. Namun, baru saja Fathurrahman memasuki ruangan interogasi dengan mata ditutup kain, kemaluan adiknya langsung disetrum.

Mahasiswa jurusan syariah di Universitas Al Azhar itu dihadapkan ke meja dan seorang polisi menanyakan siapa pemilik poster Syeikh Ahmad Yasin yang disita dari rumah mereka. Dan setelah menjawab pertanyaan itu, pantat Fathurrahman kembali disetrum beberapa kali.

Setelah itu, seorang polisi membuka paksa pakaian Fathurrahman dan menyuruhnya duduk di lantai dalam kondisi telanjang. Kaki mahasiswa berambut ikal itu diselonjorkan dan diikat, serta kedua tangan juga diikat ke belakang.

"Awalnya polisi menanyakan pertanyaan yang sederhana seperti di mana adik saya shalat, dan apakah dia selalu hadir setiap kuliah. Tapi setiap habis menjawab pertanyaan, polisi kembali menyetrumnya di bagian tangan hingga ke buah pelirnya," ujar Roudhatul.

Berdasarkan pengakuan Fathurrahman, lanjutnya, pertanyaan dari polisi akhirnya mulai menjurus pada dugaan keterlibatan mereka dengan jaringan teroris dan pergerakan Islam garis keras. Polisi menanyakan Fathurrahman apakah mengenal orang Mesir dan bermain bola dengan mereka, apakah dia kenal dengan Osama Bin Laden, mengenai pergerakan jihad, dan apakah dia anggota dari Ikhawanul Muslimin. Proses interogasi itu berlangsung sekitar 20 menit dan setiap menjawab pertanyaan ia diberi setruman di sekujur tubuh, seperti di paha, perut, puting susu. "Sampai sekarang bekas setruman itu masih membekas di tubuh adik saya," ujarnya.

Penderitaan para mahasiswa tersebut terus berlanjut setelah proses interogasi dan mereka dipindahkan ke tahanan "Hay Sittah" (distrik enam). Di tempat itu mereka dijebloskan ke sebuah tahanan yang berukuran sekira 3,5 x 4 meter yang diisi 19 orang. Ruangan tersebut hanya dilengkapi sebuah WC bersama, lampu penerang yang redup, sebuah lubang udara, dan tanpa jendela sehingga penghuninya tak bisa membedakan malam dan siang.

"Selama di dalam tahanan ini mereka tidak disediakan makanan dan air, sehingga mereka terpaksa minum air di kamar mandi. Di sana para mahasiswa juga terpaksa harus beli makanan sendiri melalui polisi di tahanan, dan dua hari itu hanya makan dua mangkok kosari (buah pakis)," ujar Roudhatul.

Empat mahasiswa malang ini ditahan di tempat itu selama dua hari hingga dibebaskan tanggal 1 Juli 2009. Tepat pada Rabu (1/7) dini hari sekitar pukul 02.00 waktu setempat, mereka dibebaskan dengan beberapa pesan dari polisi, yakni mereka dilarang berkumpul bersama Ikhwanul Muslimin, mereka cukup belajar saja di Mesir, dan polisi akan memulangkan mereka ke Indonesia apabila mereka ditangkap lagi.

Minggu, 28 Juni 2009

Rossi Ukir Kemenangan ke-100, Pedrosa Ambruk


Valentino Rossi berhasil memenangkan MotoGP Belanda yang berlangsung di sirkuit Assen, Sabtu (27/6). Dengan demikian, The Doctor dapat memenuhi ambisinya menorehkan kemenangnan ke-100 di putaran ke-7 dan sekjaligus mengambil alih pimpinan teratas sementara dengan total 131 angka.

Padahal, sebelum balapan Rossi sempat mengnutarakan kalau balapan di Assen ini cukup sulit. Pasalnya, karakter lintasan banyak tikungan dengan sudut kemiringan yang bervariasi. Kalau sampai melakukan kesalahaan, risikonya jatuh.

Ternyata, The Doctor mampu melesat dengan mulus tanpa melalui perjuangan berat. Dihadapan sekitar 99 ribu penonton yang sebagian menudukungnya dengan mengnenakan seragam kuning dan nomor start 46, ia melesat tanpa ada keselahan sedikit pun. Bahkan baru menempuh lap kedua, dirinya sudah memimpin di depan tanpa dapat dikejar Casey Stoner maupun Jorge Lorenzo.

Kemenangannya disambut dengan selebrasi berupa spanduk berisi perjalanan karirnya ke-100. Bahkan sirkuit Sentul yang menjadi kemenangnan ke-12 masuk dalam spanduk itu.

Tempat kedua direbut rekan setimnya, Jorge Lorenzo. Meski start kurang mulus, tapi pebalap Spanyol ini bisa menunjukkan performanya. Sempat melorot satu tingkat jadi keempat, namun pada lap ketiga ia bisa menyalip Dani Pedrosa di lap ke-3.

Didukung tenaga motor dan settingan yang pas, Lorenzo dapat menggeser pebalap Ducati, Casey Stoner di lap-4. Ia kemudian coba mengejar rekan setimnya, Rossi namun upayanya tak berhasil. Kini ia menduduki peringkat kedua dengan 126 angka.

Sementara tempat ketiga diduduki Stoner. Pebalap Australia itu sepertinya kurang mendapat dukungan dari tenaga motornya. Sirkuit Assen yang sarat dengan tikungan dan tidak memberi kesempatan pada pebalap untuk bisa menegakkan badan ini, sulit buat Stoner bisa memaksimalkan mesin Desmosedici GP9 yang cukup galak itu.
Stoner pun kini menduduki peringkat ketiga sementara dengan 122 angka


Honda gagal total
Pebalap andalan Honda Dani Pedrosa gagal menunjukkan performa terbaiknya. Ia terjatuh pada lap ketiga setelah disalip Jorge Lorenzo akibat menikung terlalu miring dan melebar.

Meski ketika start sempat melejit ke depan, namun tidak sampai setengah putaran, posisinya diambil alih oleh Casey Stoner. Pebalap Spanyol itu tampil tanpa didukung kondisi fisik yang prima lantaran cederannya yang belum pulih betul.

Dengan terjatuh kembali Dani, semakin kuat kemungkinan dirinya bakal didepak dari tim. Sinyal ini sudah ditunjukkan Honda dengan merekrut juara dunia 250 cc, Marco Simoncelli dari Italia.

Sesuai ketentuan, pebalap dari 250 cc tidak boleh langsung masuk ke tim pabrikan, harus melalui tim satelit. Makanya, tahun depan ia bergabung dengan tim Gresini.

Ternyata, Assen bukan sirkuit yang bersahabat bagi tim Repsol Honda. Pada lap ke-10, giliran Andrea Dovizioso terpental dari motornya. Padahal, pebalap kedua Honda sudah menduduki urutan keenam.

Korban keganasan dari trek Assen ini Mika Kallio. Menjelang putaran terakhir, pebalap asal Finlandia itu terlempar keras dari motornya saat menikung, Ia mengalami cedera pada pergelangan dan jari tangan kirinya.

Hasil balapan 26 lap
1. Valentino Rossi Yamaha 42m14.611s
2. Jorge Lorenzo Yamaha + 5.368s
3. Casey Stoner Ducati + 23.113s
4. Colin Edwards Tech 3 Yamaha + 29.114s
5. Chris Vermeulen Suzuki + 33.605s
6. James Toseland Tech 3 Yamaha + 39.347s
7. Randy de Puniet LCR Honda + 39.543s
8. Toni Elias Gresini Honda + 39.774s
9. Nicky Hayden Ducati + 39.823s
10. Loris Capirossi Suzuki + 40.673s
11. Alex de Angelis Gresini Honda + 46.100s
12. Marco Melandri Hayate Kawasaki + 57.777s
13. Sete Gibernau Hernando Ducati +1m05.366s
14. Niccolo Canepa Pramac Ducati +1m09.897s
15. Yuki Takahashi Scot Honda +1m09.930s
16. Gabor Talmacsi Scot Honda +1m25.099s

Pebalap jatuh
Mika Kallio Pramac Ducati 25 laps
Andrea Dovizioso Honda 10 laps
Dani Pedrosa Honda 4 laps

Peringkat sementara pebalap
1 Valentino Rossi 131
2 Jorge Lorenzo 126
3 Casey Stoner 122
4 Andrea Dovizioso 69
5 Daniel Pedrosa 67
6 Colin Edwards 67
7 Loris Capirossi 56
8 Marco Melandri 54
9 Chris Vermeulen 53
10 Randy De Puniet 51
11 James Toseland 39
12 Antonio Elias 31
13 Alex De Angelis 30
14 Mika Kallio 26
15 Nicky Hayden 26
16 Niccolo Canepa 12
17 Sete Gibernau 12
18 Yuki Takahashi 9
19 Bastien Chesaux 0
20 Gabor Talmacsi 0
21 Imre Toth 0
22 Steve Bonsey 0
23 Valentin Debise 0
24 Vladimir Leonov 0

Jacko Dimanfaatkan oleh Dokternya





Pengacara yang telah lama mendampingi keluarga Michael Jackson, Brian Oxman, menuduh sejumlah agen media dan ahli kesehatan pribadinya berperan dalam penyalahgunaan obat-obatan yang digunakan oleh megabintang itu.

"Penyalahgunaan obat-obatan (untuk mempersiapkan konser kembalinya Jacko ke pentas musik) ini telah saya khawatirkan dan peringatkan pada pihak keluarga (Jacko)," ujarnya.

"Ini merupakan kasus penyalahgunaan obat-obatan kecuali jika memang ada hal di luar itu yang tidak saya ketahui," tuturnya. "Saya tidak tahu seberapa besar dampak obat-obatan itu, tetapi dari berbagai laporan yang kami terima, diketahui sangat besar dampaknya," lanjutnya.

Mantan produser rekaman dan sahabat Jacko, Tarak Ben Ammar, menuduh para dokter megabintang ini memanfaatkan kekhawatirannya yang berlebihan terhadap kondisi kesehatan atau hypochondria.

"Para dokter itu, yang merawatnya sepanjang karier, selain merusak wajahnya juga menawarkannya obat penenang. Jacko adalah pengidap hypochondria dan siapa pun tidak akan mengetahui apabila dirinya sakit jika dikelilingi oleh dokter yang ingin mengeruk keuntungan hingga ribuan dollar lewat obat-obatan dan vitamin yang ditawarkan," ujarnya.

Michael Jackson menggunakan sejumlah obat-obatan beberapa pekan sebelum mengembuskan napas terakhir, Kamis (25/6). Mantan suami Lisa Marie Presley itu ini dilaporkan menggunakan tiga obat penenang dosis tinggi pada saat bersamaan selain sejumlah obat-obatan lainnya.

Jacko dilaporkan disuntik dengan obat penenang Demerol, obat sintetis sejenis morfin, beberapa saat sebelum ia terjatuh tidak sadarkan diri karena kerja jantungnya mendadak terhenti. Beberapa sumber yang dikutip The Sun mengklaim, Jacko disuntik setiap hari dengan Demerol dan dua penenang lainnya, Dilaudid dan Vicodin.

Delapan jenis obat setidaknya digunakan oleh Jacko menjelang kematiannya, di antaranya pereda kekakuan otot soma, antidepresi Zoloft, dan Paxil untuk mengatasi kecemasan. Obat-obatan itu digunakan Jacko saat ia berupaya menjaga stamina sebelum mengikuti konser di Inggris bulan depan.

Kematian Michael Jackson wajar


LOS ANGELES -- Tidak ada pertanda yang mencurigakan terkait dengan kematian Michael Jackson, demikian koroner yang melakukan otopsi raja pop tersebut.

Namun demikian tes pengukur keracunan dan beberapa tes lain akan dilakukan dan penyebab kematian penyanyi berusia 50 tahun itu baru akan bisa dipastikan dalam waktu beberapa minggu kedepan.

Polisi juga akan berbicara lebih jauh lagi dengan dokter yang menjadi saksi akhir hidup Michael Jackson. Pihak keluarga telah mengambil jasad Jackson namun rincian penguburannya belum diumumkan.

Setelah proses otopsi selama tujuh jam diselesaikan, pihak keluarga diijinkan mengambil jasad Jackson dan membawanya pulang tanpa diketahui wartawan yang menunggu di luar tempat otopsi dilakukan. Jasad salah satu penyanyi paling berpengaruh untuk generasinya itu kemudian dibawa kelokasi yang dirahasiakan.

Jurubicara kantor koroner Los Angeles, Craig Harvey, mengatakan tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan ataupun bekas pukulan.

Namun demikian ia menyebut kepastian penyebab kematian masih harus ditunggu. ''Artinya petugas medis telah memerintahkan tes tambahan seperti untuk persoalan racun dan beberapa tes lain,'' tambah Harvey.

''Diperkirakan akan memerlukan waktu sekitar empat hingga enam minggu,'' katanya. Tanpa menyebut jenis obat tertentu Harvey mengatakan: ''Kami tahu ia menggunakan obat berdasar resep dokter.''

Berbagai laporan yang belum bisa dikonfirmasi menyebut Jackson menggunakan Demerol, obat pemati rasa sakit yang juga dikenal dengan nama pethidine.

Obat ini dikenal cukup keras dan bisa membuat orang kecanduan. Demerol bisa diberikan lewat tablet ataupun disuntik dan biasa diberikan kepada mereka yang usai melakukan operasi bedah. Dalam dosis tinggi obat ini bisa menyebabkan kesulitan bernafas.

Jackson yang mempunyai catatan persoalan kesehatan, ambruk di rumahnya di Los Angeles sekitar tengah hari Kamis lalu. Berdasar percakapan telpon dengan unit gawat darurat yang telah dipublikasikan, Jackson disebut pingsan dan berhenti bernafas.

Dokter pribadinya yang menyaksikan Jackson ambruk, menurut penelpon ke unit gawat darurat, mencoba memberi nafas buatan. Mantan pengacara keluarga Jackson, Brian Oxman, mengatakan kepada televisi Amerika ia khawatir dengan penggunakan obat pemati rasa penyanyi itu.

Ia mengatakan kepada televisi ABC di program Good Morning America bahwa Jackson menggunakan obat itu karena cedera yang dialami diawal karirnya. ''Ia terkena rasa sakit yang amat sangat. Mulailah ia menggunakan obat dan kemudian menjadi bagian dari hidupnya,'' kata Oxman.

Jurubicara kepolisian Los Angeles mengatakan mereka telah berbicara dengan dokter pribadi Jackson, Conrad Murray, tetapi mereka masih ingin kembali berbicara dengannya.

Polisi mengatakan mobil milik dokter tersebut telah mereka ambil dari rumah Jackson. Jurubicara tadi menambahkan bahwa dokter itu tidak berada dalam penyelidikan kriminal, tetapi dari mobil yang diambil mungkin ada jejak obat yang bisa membantu menentukan penyebab kematian. bbc/ahi

Minggu, 08 Februari 2009

Misteri Aliens



Berbicara masalah “siapa di balik UFO” tentunya kita akan membicarakan apa yang dinamakan “alien”. Alien jelas merupakan makhluk asing dan non human. Banyak pertanyaan yang diajukan tentang masalah alien (UFO) ini, misalnya:

  1. Dari manakah datangnya mereka?
  2. Ada alien jenis apa saja?
  3. Apakah mereka itu baik atau buruk?
  4. Mengapa mereka sering menculik manusia?
  5. Apa tujuan mereka terhadap manusia?
  6. Adakah kaitan alien dengan sejarah manusia?
  7. Bagaimana para nabi menubuatkan masalah alien ini?
  8. Adakah hubungan alien (UFO) dengan nubuat tentang akhir jaman?

Membahas soal UFO atau alien ini tidak mudah. Mengapa sulit? Karena obyek/subyek yang diteliti tidaklah ada di depan kita dan kita tidak bisa memintanya datang sesuka kita. Laporan-laporan penampakan UFO atau perjumpaan manusia dengan alien, juga masih sering diragukan. Bahkan peristiwa jatuhnya UFO di Roswell tahun 1947 di mana ada 4 alien (2 mati, 1 lari kemudian ditembak oleh seorang tentara yang tegang, dan satu lagi sekarat dan akhirnya mati di rumah sakit) yang di autopsi oleh pihak militer (AU) AS. Namun semuanya itu ditutupi dan dianggap tidak ada. Laporan resmi dari pihak pemerintah hanyalah sebuah balon percobaan AS yang bernama Skyhook. Tapi masyarakat umum tidak mudah begitu saja percaya dan kemudian lahirlah teori “alien Conspiracy“.

Indonesia termasuk cukup sering dilewati UFO, banyak laporan yang terdata dan ada juga kasus orang Indonesia yang diculik UFO. Namun tentu saja kembali ke pertanyaan, apakah itu semua bisa dipercaya? Laporan memang bisa dikarang, foto memang bisa direkayasa, bukti apapun bisa dibuat. Bagi orang yang percaya, sedikit bukti sudah cukup. Bagi orang yang skeptik, dia butuh bukti yang benar-benar ilmiah dan dapat dipertanggung jawabkan. Bagi orang yang fanatik anti, bukti sebagai manapun banyaknya tak akan mengubah sikapnya.

Dari kesulitan yang ada, nampaknya mempelajari UFO banyak kendalanya. Tak ada satupun buku yang bisa dianggap ilmiah dan telah diuji kebenarannya. Di sisi lain, belum ada satu pihak pemimpin agama yang menyatakan pendapatnya tentang UFO/alien. Walau tahun 1979 pihak PBB pernah membahas secara serius masalah UFO, namun hal itu tidak mempunyai kelanjutan yang serius. Dunia lebih sibuk dengan peperangan, masalah politik, penyakit dan krisis ekonomi, ketimbang mempelajari tamu yang datang ke dunia kita ini…

Dengan kendala sumber-sumber data untuk mempelajari UFO/alien ini, maka dalam mempelajari keberadaan UFO di masa lalu, peneliti UFO menggunakan referensi dari kitab-kitab kuno, prasasti, hieroglyph, termasuk juga kitab-kitab suci. Salah satu peneliti yang terkenal adalah Erich von Däniken. Teori Däniken adalah nenek moyang kita dulunya pernah didatangi oleh makhluk cerdas dari luar angkasa yang dianggap dewa oleh manusia.

Masalahnya, menggunakan data-data yang bersumber dari kitab-kitab kuno, mitologi dan juga kitab suci, tidak akan bisa diterima oleh kalangan yang spektis. Namun, saya ingin mengajukan berbagai data yang telah saya kumpulkan, baik berupa cerita dari pengalaman seseorang yang melihat UFO atau alien, maupun dari berbagai informasi lain, termasuk kitab-kitab suci.

Dari manakah datangnya mereka?

Di sini saya selalu menuliskan makhluk UFO sebagai “alien” bukan “ET atau ETI”. Mengapa? Karena ET merupakan kependekan dari Extra Terrestrial Inteligence, yaitu makhluk cerdas dari luar bumi. Dengan memakai istilah alien”, saya tidak menutup kemungkinan bahwa mereka datang dari bumi atau dimensi lain.

Beberapa kemungkinan jawaban atas pertanyaan di atas adalah:

a. Dari luar angkasa
b. Dari masa depan
c. Dari bumi
d. Dari dimensi lain

a. Mungkinkah mereka dari luar angkasa?

Perkiraan bahwa alien berasal dari luar angkasa sangat mungkin sekali, tapi ada beberapa keanehan atau kejanggalan bila mereka memang berasal dari luar angkasa. Keanehan itu adalah:

  • Radar kita tidak pernah mendeteksi adanya spaceship yang memasuki atmosfir bumi.
  • Bintang terdekat dengan tata surya kita adalah Alpha Centauri, yang berjarak 4.3 tahun cahaya. Ini berarti apa yang kita lihat hari ini adalah apa yang terjadi 4.3 tahun yang lalu. Terbang dengan kecepatan cahaya masih merupakan fiksi ilmiah. Untuk suatu perjalanan yang cukup cepat bagi UFO akan membutuhkan waktu ribuan tahun untuk mencapai bumi.
  • Yang aneh adalah, meski ada ribuan saksi yang menyatakan pernah melihat UFO setiap tahun, namun tidak ada gambaran UFO yang persis sama. Tentunya sangat sulit untuk dibayangkan bila mereka dari luar angkasa dengan membawa sedemikian banyaknya jenis pesawat yang berbeda-beda dan berjalan zig-zag di angkasa setiap hari.
  • Fenomena UFO dalam terbang sering tidak mengikuti hukum gravitasi dan aerodinamika, bukankah kalau mereka benar-benar dari angkasa luar, hukum-hukum fisika itu tetap berlaku buat mereka?
  • Tidak ada BUKTI nyata bahwa mereka berasal dari planet tertentu.
  • Beberapa orang yang berhubungan (kontak) dengan alien, sering kali mendapat pelajaran tentang spiritualitas, filosofi, peringatan tentang bahaya nuklir, dll. Apakah alien yang datang dari jarak yang jauh itu datang ke bumi hanya untuk mengajari manusia filsafat?

Memang ada juga yang tetap yakin bahwa mereka datang dari luar angkasa dengan teknologi yang sedemikian majunya yang belum terbayangkan oleh pikiran manusia.

b. Mungkinkah mereka dari masa depan?

Apakah UFO semacam mesin waktu dari masa depan? Orang yang percaya bahwa
mesin waktu bisa (mungkin) dibuat akan bisa menerima kemungkinan akan teori
ini. Tapi saya mengabaikan teori ini karena pertimbangan:

  • Beberapa laporan yang pernah melihat alien menyatakan bahwa kebanyakan bentuk mereka bukan manusia (human) dan terkadang aneh atau mengerikan.
  • Interfensi makhluk dari masa depan bisa menimbulkan teori “paralel universe”. Kalau mereka benar dari masa depan, maka saat ini tentunya mereka belum ada. Namun kalau mereka datang dari masa depan dan muncul saat ini, berarti itu merupakan suatu hal yang “unik” dan “menakjubkan”.
  • Kalau mereka memang dari masa depan, untuk apa mereka melakukan penculikan terhadap manusia (alien abduction)?

c. Mungkinkah mereka dari bumi?

Jika kemungkinan mereka dari bumi, tentunya harus dipertanyakan juga, yaitu:

  1. apakah buatan manusia?
  2. apakah buatan non human yang jenis spesiesnya belum kita ketahui sampai saat ini?

Kemungkinan bahwa UFO itu buatan manusia meragukan bila melihat fakta:

  • Adanya fenomena penculikan manusia oleh UFO.
  • UFO sudah pernah terlihat, jauh sebelum manusia mampu membuat pesawat terbang.
  • Pesawat UFO sering diluar hukum-hukum gravitasi dan aerodinamika.

Kemungkinan buatan non human yang berasal dari bumi, meragukan bila melihat fakta:

  • Pesawat UFO sering diluar hukum-hukum gravitasi dan aerodinamika.
  • Di manakah mereka berada? (Ini memang bisa dijawab: di dasar laut, di daerah kutub yang tidak dihuni manusia, di dalam/rongga-rongga bumi)
  • Mengapa ada masa kosong, di mana dulu pada jaman purbakala dikatakan alien sering hilir mudik di antara manusia, dan baru kini mulai aktif lagi?

d. Mungkinkah mereka dari dimensi lain?

Tentunya bila ketiga kemungkinan di atas diabaikan karena adanya sanggahan
atau pemikiran yang meragukan, maka pilihan terakhir adalah yang keempat,
yaitu: Mungkinkah mereka dari dimensi lain?

Teori tentang alien dari dimensi lain cukup banyak dianut oleh kalangan ufologi (tidak semua). Beberapa data yang mendukung adalah:

  • Menjelaskan fenomena UFO muncul dan menghilang secara tiba-tiba.
  • Tidak mengikuti hukum-hukum fisika dalam dimensi manusia.
  • Adanya kontak secara telepati atau melalui mimpi dengan beberapa orang yang merasa menjalin komunikasi (kontak) dengan alien.
  • Sering terjadi kasus alien abduction pada waktu korban tidur.
  • Mereka tidak bisa berinteraksi secara bebas dengan manusia karena berbeda dimensi. Untuk berinteraksi di dimensi manusia, mereka membutuhkan wadah (containers) manusia. Ini menjelaskan teori alien abduction dan pembuatan hybrid, di mana terjadi juga proses “soul abduction”.

Bila mereka datang dari dimensi lain, siapakah mereka? Satu-satunya penjelasan dari kitab suci, yakni Al Quran yang menyatakan bahwa di bumi ini selain dihuni oleh manusia, juga dihuni oleh jin yang berada di dimensi lain. Suatu fakta bahwa di Indonesia yang cukup mengenal fenomena jin ini, ternyata memiliki suatu persamaan sifat, yaitu jin suka melakukan penculikan (baik orang dewasa maupun anak-anak), di mana korban sering berada di suatu tempat yang dia tidak mau kembali (karena enak), namun sebagian juga berhasil lari atau berhasil dikeluarkan/dikembalikan oleh bantuan orang lain dengan kuasa Allah.

Apakah jin mempunyai teknologi? Dapatkan keberadaan makhluk cerdas dari dimensi lain yang dinamakan jin ini diterima dengan akal manusia modern? Dan apakah memang fenomena jin ini adalah fenomena UFO yang muncul belakangan ini setelah sekian lama vakum?

Bicara soal jin, mungkin tidak akan lepas dari suatu kemungkinan bahwa ada jin yang baik dan jin yang jahat. Pendapat banyak orang adalah, jin yang baik tidak ingin mencampuri urusan manusia, namun jin yang jahat (setan dengan pemimpinnya Iblis/Lucifer), suka mencampuri urusan manusia dan berusaha menyesatkan manusia. Mungkin ini menjelaskan:

  • Mengapa alien tidak begitu saja menyerang manusia (tembak dan hancurkan) karena tujuan mereka bukan membunuh namun menyesatkan?
  • Kemunculan alien belakangan ini apakah karena mereka memang diberi kesempatan oleh Allah untuk menyesatkan manusia pada hari-hari menjelang akhir jaman?

Dapatkah dipercaya ada dimensi lain?

Mempercayai alien berasal dari planet lain adalah jauh lebih mudah daripada meyakini bahwa mereka berasal dari dimensi lain. Namun keberadaan dimensi lain nampaknya tidak mudah diabaikan begitu saja. Banyak penulis cerita fiksi, baik dari jaman dulu maupun kini, menggunakan tema kehidupan di dimensi lain ini, misalnya:

  • Odyssey (Kisah Perjalanan Ullyses)
  • Sinbad, si pelaut
  • Christmas Carol
  • Alice in the Wonderland
  • Legenda Nyai Loro Kidul

Namun tentu saja, semua itu masih dapat dianggap sebagai suatu cerita. Sejauh ini, beberapa eksperimen ilmiah yang menyangkut masalah dimensi lain adalah:

  • Philadelphia experiment, yaitu percobaan tentang ruang dan waktu. Untuk mengetahui sekilas tentang eksperimen ini, klik: disini (bahasa Indonesia)
  • Penelitian terhadap beberapa peristiwa paranormal, seperti NDE (Near Death Experience), OBE (Out of Body Experience) atau Astral Travelling, ESP (Extra Sensory Perception), mimpi, dll.

Fenomena-fenomena yang menyangkut dimensi lain adalah:

  • Keyakinan bahwa manusia mempunyai roh
  • Keyakinan bahwa spirit manusia tetap hidup walau badannya mati
  • Keyakinan adanya inkarnasi dan reinkarnasi
  • Manusia mempunyai “indera keenam”
  • Munculnya makhluk halus, hantu, jin, dll
  • Misteri Segitiga Bermuda.

Penjelasan yang mungkin mendekati ilmiah tentang dimensi lain adalah keberadaan mereka (alien) adalah pada spektrum yang tidak mampu ditangkap oleh indera manusia, misalnya, kemampuan pengelihatan manusia terbatas dan tidak mampu melihat cahaya infra merah dan ultra violet. Demikian pula manusia tidak mampu mendengar suara infrasonic dan ultra sonic. Namun beberapa binatang mempunyai kemampuan spektrum indera yang lebih luas/berbeda dengan manusia, misalnya kelelawar mampu mendengar gelombang ultrasonic, beberapa binatang mampu mengindera kehadiran “makhluk halus”, ada binatang yang mampu mengindera bakal terjadinya gempa bumi, dll.

Manusia juga memiliki indera keenam, namun sayangnya indera ini tidak dikembangkan oleh semua orang. Dengan indera keenam ini, manusia mampu melakukan intuisi dan antisipasi.